Tada-kun wa Koi wo Shinai 多田くんは恋をしない

Tada-kun wa Koi wo Shinai

Tada-kun wa Koi wo Shinai – Kali ini Admin akan membahas salah satu anime genre romance comedy yang cukup bagus untuk ditonton,soalnya beberapa aspek “Anime romance” kesukaan mimin ada di anime ini.Judulnya adalah Tada-kun wa Koi wo Shinai, sebuah anime rilisan spring 2018 yang diadaptasi tidak dari novel, manga, atau apapun itu, tapi anime ini diadaptasi original yang artinya ceritanya belum pernah ada sebelumnya.

Terus aspek apa yang mimin maksud tadi? Aspkenya adalah anime ini punya romance yang kental, rival cinta, komedi yang terselip, dan ending yang memuaskan. Oke guys, untuk lebih lengkapnya, simak review anime Tada-kun wa Koi wo Shinai versi mimin di bawah ini.

Sinopsis

Berawal ketika seorang fotografer muda bernama Tada bertemu dengan seorang gadis bule bernama Teresa. Dari pertemuan tersebut, mereka kemudian sering bertemu. Teresa adalah orang asing dari Negeri Luxembourg yang memilih Jepang sebagai lanjutan studinya, tapi alasan lainnya adalah ia suka dengan Negeri asal Rainbow Shogun, cerita kesukaannya.

Disisi lain, seorang pemuda yang tergabung dalam klub fotografi di sekolahnya bernama Tada ini tidak peka akan cinta. Ia dikenal sebagai pria sopan dan tidak banyak bicara. Suatu hari, Tesera bersama temannya Alexandra masuk sebagai murid pindahan di sekolahnya dan ikut bergabung dalam klub fotografi. Dimulailah kisah Tada untuk mengerti apa yang namanya cinta.

Cerita

Untuk sebuah anime romance, ceritanya sesuai dengan mimin harapkan. Di sini kamu bisa menemukan kisah cinta yang terhalang status dan jarak. Tada cuma seorang pria Jepang biasa dan Tesera adalah gadis yang punya pengaruh besar di Negerinya.

Teresa merupakan Puteri dari Raja Luxembourg yang artinya dia akan menjadi Ratu kelak. Takdirnya sudah ditentukan oleh orang tuanya sebelum ia lahir, seperti penjodohan, tahta, dan lainnya. So menurut mimin, halangan seperti itu lebih berat daripada memiliki rival kaya dan ganteng.

Disini kamu juga bisa melihat betapa kuat perasaan sang main character cowok terhadap si cewek. Ia rela pergi jauh meninggalkan Negeri-nya untuk bertemu dan mengungkapkan perasaannya, hal yang jarang mimin lihat di anime romance manapun.

Grafis

Untuk masalah kualitas grafis dihendel langsung oleh Doga Kobo Studio. Anime ini bukanlah anime romance dengan grafis terbaik yang pernah mimin tonton, namun begitu juga sebaliknya. Desain karakternya sangat bagus dan detail, terlihat ganteng-ganteng dan cantik, khususnya MC cowok yang beuh ganteng maksimal.

Untuk sebuah anime yang juga mengisahkan tentang masa muda klub fotografi, tentu saja penggambaran karya-karya yang diambil oleh jepretan fotografer muda kita ini digambarkan dengan sangat bagus, detail, dan beautiful. So overall untuk masalah grafis, cukup bagus dan tidak mengecewakan.

Baca juga:

 

Karakter

Karakter yang terbilang unik dan beragam, khususnya kedua karakter utama kita yang jarang ditemukan, toh kisah gadis bule dan pria lokal jarang ditemukan. Tapi, untuk karakter-karakter pendukung lainnya rasanya sudah sangat sering ditemukan di anime romance lainnya seperti sahabat yang suka ngelucu, rival cinta yang terlalu berkilau, dan lainnya.

Soundtrack Lagu

Hmm… lagu opening dan endingnya sama-sama bagus. Tapi kalau disuruh milih nih, mimin lebih suka endingnya karena suara si penyanyinya lembut banget. Sedangkan ending di bawakan dengan periang dan penuh semangat dengan suara vokalis laki-laki yang penuh energi.

Openingnya berjudul Otomodachi Film yang dibawakan oleh Masayoshi Ooishi. Sedangkan untuk endingnya dibawakan oleh sang seiyuu dari Teresa yang bernama Manaka Iwami berjudul Love Song. Untuk insert songnya sih yah lumayan, sudah cukup untuk membuat kita merasakan kisah cinta di anime ini.