Youkuzitsu Anime Penuh Muslihat

Youkuzitsu Anime Penuh Muslihat

daftaranimeterbaik.web.id Hal yang penting dalam struktur sebuah film adalah story line ,penokohan,pembangkitan karakter,dan juga plot. Namun dalam anime ini sangat sulit untuk kita melakukan judgemental terhadap plot dan yang lain.Karena terkesan banyak tipu muslihat yang bisa menipu penonton,kali ini kami akan memberi ulasan tentang Youkuzitsu atau Elite Classroom.

Dari sekitar 50 judul anime yang ditayangkan musim ini, Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e atau Classroom of the Elite merupakan salah satu judul yang paling banyak dibicarakan. Dianimasikan oleh studio Lerche, Youkosozitsu banyak disamakan dengan judul-judul populer lain seperti Oregairu atau Assassination Classroom. Meskipun perbandingan-perbandingan tersebut dapat dimengerti, hal tersebut juga terasa reduktif dan mengidahkan apa yang membuat Youkosozitsu tampil berbeda.

Dalam Youkozitsu dikisahkanlah Kiyotaka Ayanokouji, seorang siswa SMA normal yang bersekolah di SMA Koudo Ikusei Tokyo Metropolitan. SMA Koudo Ikusei adalah SMA elit di Tokyo yang didirikan oleh pemerintah dengan fasilitas super mewah untuk mendididk generasi muda penerus di masa depan. Sekolah ini memberikan jaminan 100% bagi lulusannya untuk masuk ke universitas ataupun dipekerjakan. Namun tanpa disadari, aktivitas mereka diawasi oleh pihak sekolah. Dari sana, para murid dinilai berdasarkan sikap dan kelakuan mereka. Kelakuan baik dan prestasi akan menghasilkan nilai lebih. Nilai tersebut akan diakumulasikan per kelas dan kelas terbaik akan mendapatkan poin lebih. Poin tersebut kemudian diperlakukan sebagai alat tukar pengganti uang di sekolah tersebut.

Ketika para murid mengetahui hal tersebut, masalah mulai timbul. Ayanokouji dan teman sekelasnya di kelas D gagal mendapatkan poin sama sekali karena dianggap tidak berperilaku baik. Untuk mencegah kelas D menjadi kelas terburuk, mereka harus bekerja sama. Namun kelas D merupakan kelas yang diisi murid yang dianggap bermasalah atau tidak berprestasi. Dari sini Ayanokouji dan teman-temannya harus mencari cara untuk membantu teman-temannya atau kelas D akan kehilangan lebih banyak poin lagi.

Meskipun setting dan karakter anime ini memiliki beberapa persamaan dengan Oregairu, secara naratif Youkosozitsu terasa berbeda. hal ini dapat diamati pada salah satu adegan pembuka dari episode keduanya.

Saat jam bebas pelajaran berenang, sepertinya semuanya sudah berkumpul dengan grup mereka masing-masing

Begitu rupanya. Berarti aku tidak berhasil mendapatkan teman sama sekali

 “(Horokita memasuki frame dan berbicara dengannya) Apa yang sedang kamu pikirkan?

Baca Juga:Fakta Menarik dari Anime Sword Art Online: Alicization

Karena berlokasi di kolam renang, mudah untuk berasumsi bahwa adegan tersebut hanyalah fanservice selingan. Terlihat disana Ayanokouji sedang mengamati teman-temannya membentuk grup masing-masing di kolam renang, kemudian menyimpulkan bahwa dia tidak memiliki teman karena sedang sendirian. Hal tersebut tidaklah tepat, karena setelah itu dia justru berbincang Horikita, seorang teman sekelasnya. Dia tidak sendirian, dia telah membentuk grup dengan Horikita namun mengatakan sebaliknya kepada penonton. Meski tersirat, hal ini menunjukkan bahwa sebagai narator Ayanokouji tidak segan untuk berbohong kepada penonton.

Adegan tersebut mudah sekali untuk terlewatkan, namun berfungsi sebagai salah satu hint awal bagaimana naratif di anime ini dibentuk. Seiring berjalannya waktu, kebohongan yang dilakukan Ayanokouji semakin jelas dan terlihat. Dalam literatur, Ayanokouji dapat dikategorikan sebagai Pengisah Lancung (Bahasa Inggris: Unreliable Narrator), seseorang yang mendefinisikan jalannya cerita namun memberikan informasi-informasi palsu kepada penonton. Hal ini merepresentasikan bagaimana penceritaan dalam Youkosozitsu bekerja. Cerita di dalam Youkosozitsu penuh dengan kebohongan. Apa yang terlihat oleh penonton mungkin saja merupakan jebakan. Youkosozitsu merupakan anime mystery thriller yang mengajak para penontonnya untuk berpikir dengan membuat mereka mempertanyakan apakah informasi yang disajikan tersebut asli atau palsu